Budidaya Kurma Organik

Meski 75% dari 100% yang mencoba gagal, merawat tanaman ini bukan mustahil. Terlebih jika mengaplikasikan cara menanam kurma yang tepat.

Kurma adalah tanaman yang bisa beradaptasi dengan baik di iklim kering dan bahkan sangat panas. Bahkan, membutuhkan cuaca panas yang panjang agar ia tumbuh dengan baik.

Hal inilah yang menyebabkan banyak orang berpikir pohon kurma hanya bisa tumbuh di daerah Timur Tengah.

Padahal, jika cara menanam kurma yang tepat, pohon ini dapat tumbuh dengan baik di Indonesia.

Beberapa daerah yang berhasil menanamnya yaitu Aceh, Riau, Bekasi, dan Pasuruan.

1. Persiapan Bibit Kurma

Perkembangbiakan kurma adalah melalui proses generatif, yang dilakukan adalah membuat kecambah dari biji.

Biji kurma bisa didapatkan dengan membeli dari petani kurma, atau bisa mengumpulkannya sendiri.

Untuk dapat memperoleh bibit dari biji yang bagus, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Pisahkan biji dari buah kurma yang kamu beli di pasaran, sebaiknya siapkan dalam jumlah banyak karena kebanyakan dari biji yang ada adalah calon kurma jantan.
  2. Bersihkan biji dari sisa daging buah untuk memperbesar peluang keberhasilan biji kecambah, bisa menggunakan pasir halus untuk melakukan pembersihan.
  3. Setelah biji kurma benar benar bersih, lakukan perendaman selama 4 hari dengan menggunakan Ciremai i200watt.
  4. Gunakan air bersih yang bebas dari zat berbahaya seperti kaporit, pergantian air sebaiknya dilakukan setiap 24 jam sekali.

2. Proses Perkecambahan

Setelah empat hari, angkat biji kurma dan pindahkan ke media penyemaian. Bisa melakukannya langsung di media tanam atau bisa juga dengan menggunakan media tisu basah.

  • Siapkan tisu yang sudah dibasahi air + Ciremai i200watt sebagai media.
  • Siapkan wadah bersih untuk menaruh media.
  • Letakkan biji kurma diatas media tisu basah, dan cek selalu kelembaban tisu.
  • Apabila kelembaban tisu mulai berkurang, semprotkan air + Ciremai i200watt supaya kelembaban terjaga.
  • Dalam 14 hari biasanya tunas sudah mulai tumbuh.

Sementara apabila penyemaian langsung pada media tanam:

  1. Gunakan campuran pasir, kompos dan cocopeat dengan perbandingan 2:1:1, lalu lakukan penyemprotan Ciremai i200watt pada saat 2 hari sebelum tebar benih.
  2. Letakkan biji kurma langsung diatas media tanam.
  3. Lakukan penyemprotan Ciremai i200watt pada saat 7 hari setelah tebar benih.
  4. Dalam 14 hari biasanya tunas sudah mulai tumbuh.
  • Pindahkan Tanaman Kurma ke Media Tanam yang Lebih Luas

Biasanya pada usia ini tunas dan akar pertumbuhan sudah mencapai sekitar 5-10 cm. Jika melakukan penyemaian dalam polybag, tunggu sampai pertumbuhannya mencapai sekitar 20-30 cm, baru kemudian pindahkan ke media tanam yang lebih luas.

Letakkan tanaman kurma yang sudah mulai berkembang di luar ruangan supaya bisa beradaptasi dengan iklim sekitar. amu bisa memilih lokasi yang teduh, agar aman dari gangguan angin.

Namun pastikan tanaman tetap mendapat sinar matahari yang cukup dan memiliki kelembapan yang baik.

Jangan lupa lakukan penyemprotan Ciremai i200watt setiap 7 hari secara teratur supaya pohon kurma bisa berkembang dengan baik.

4. Pindahkan Tanaman Kurma ke Tanah

Cara menanam kurma berikutnya adalah, memindahkan tanaman ke tanah. Sebelumnya, pastikan tanaman sudah benar-benar cukup besar dan kokoh, minimal ketinggiannya sudah mencapai setengah meter. Sebab jika terlalu buru-buru, pohon kurma akan mati saat pemindahan.

Pindahkan ke lahan kosong dengan jarak 7×7 m, dan kedalaman tanah 50-60 cm. Jangan lupa masukkan campuran pupuk kandang/kompos ke dalam lubang sekitar 2-3 hari sebelum memindahkan pohon.

5. Perawatan Pohon Kurma

Penyiraman Ciremai i200watt (1 tutup botol Ciremai i200watt + 5 liter air) dilakukan pada umur 1-6 bulan setelah penanaman dan dilakukan sekali dalam 2 hari.

Tanaman usia 7-12 bulan dilakukan Penyiraman Ciremai i200watt sekali dalam 4 hari, sedangkan untuk tanaman yang sudah dewasa, dilakukan sekali dalam seminggu.

Penyiraman Ciremai i200watt dilakukan pada pagi atau sore hari, jika dilakukan pada siang hari, sinar matahari sedang terik akan mengakibatkan daun pohon kurma terbakar dan berakibat pada kematian.

Untuk pemupukan tambahan, jenis pupuk yang dipakai adalah NPK.

Pemupukan NPK dilakukan 3 kali dalam setahun, setelah 3-4 tahun pohon akan berbunga dan dari sini akan terlihat pohon kurma jantan dan betina.

Bunga jantan berwarna keputih-putihan dan berukuran kecil, dilapisi serbuk seperti tepung. Sedangkan bunga betina berwarna kuning cerah seperti bunga kelapa.

6. Pembuahan Pohon Kurma

Selanjutnya tinggal menunggu proses penyerbukan. Dimana angin dan serangga memegang peranan yang cukup penting dalam perkawinan silang yang nantinya menghasilkan buah kurma.

Namun juga bisa melakukannya secara manual, yaitu dengan memotong kulit mayang bagian ujung pohon kurma jantan. Kemudian, selipkan di antara bunga betina dan diikat selama 1-2 hari.

Untuk memaksimalkan buah kurma, perlu dilakukan penjarangan. Artinya, harus memotong buah kurma yang berukuran kecil dan lambat berkembang agar buah yang besar berkembang secara maksimal.

  • Pemanenan Buah Kurma

Buah kurma perlu dibungkus dengan wadah plastik atau kain untuk menghindari berbagai hama dan penyakit. Setelah berumur 5 minggu dari pembuahan dan memiliki warna terang seperti kuning, merah muda, atau merah. Tergantung jenis kurma yang ditanam.

Pemanenan dilakukan dengan cara memotong tunas janjang buah. Kemudian bersihkan bekas potongan sampai pangkal pohon untuk mempercepat persiapan pohon kurma untuk berbuah lagi.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *