Aplikasi Ciremai i200Watt pada Tanaman Janda Bolong

Tanaman janda bolong (Monstera sp) harganya semakin mahal. Harganya puluhan juta dan berpotensi terus melambung ke depannya. Jenis tanaman hias satu ini memang beda dengan lainnya.

Berikut 7 hal istimewanya yang akan membuat Anda bisa memahami Jada Bolong harganya yang mahal. Warnanya dan daunnya mewah Pada daunnya, si janda bolong menaruh kemilau yang tampak mewah. Sehingga bila dipadang menimbulkan rasa senang dan takjub. Monstera dikenal mampu mendatangkan atmosfer kesejukkan hutan tropis ke dalam ruangan.

  • Warnanya dan daunnya mewah

Ciri khas utamanya adalah ukuran daun yang besar dan berbentuk hati. Warnanya hijau pekat dan permukaannya mengilap. Namun yang membuat monstera semakin menarik hati adalah lubang-lubang yang ada pada helai daunnya yang menjari. Para peneliti berspekulasi bahwa lubang-lubang tersebut terbentuk karena monstera mengalami preforasi (proses pelubangan akibat tetesan air) yang cukup intens. Lubang itu pula yang membuatnya dinamai janda bolong.

  • Mudah dirawat

Berbeda dari tanaman tropis kebanyakan yang memerlukan cahaya matahari yang berlimpah, monstera justru cukup toleran dengan kondisi ruangan yang minim pencahayaan alami. Ia juga tahan ditempatkan di area dengan pendingin ruangan. Jadi nggak perlu repot-repot memindahkan monstera dari dalam ke luar ruangan hanya demi mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

Lingkungan yang sejuk mungkin membuatnya tumbuh lebih lambat, namun warna daunnya berubah menjadi lebih pekat dan indah dibandingkan saat tumbuh di ruang terbuka yang panas. Rata-rata suhu ruangan ideal untuk monstera adalah 23-30 derajat Celcius untuk siang hari. Dan di malam hari sebesar 15 derajat Celcius.

  • Memperbaiki kualitas udara

Selain mempercantik tampilan ruangan, menempatkan monstera juga dapat memperbaiki kualitas udara yang ada di dalam ruangan.

  • Monstera dapat diperbanyak dengan teknik stek batang

Budidaya monstera terbilang cukup mudah. Cara memperbanyaknya dapat dilakukan dengan teknik vegetatif sederhana, yaitu stek batang. Batang monstera yang mengeluarkan akar-akar gantung mampu memproduksi akar sejati. Media yang digunakan umumnya berupa campuran tanah, pasir, dan kompos dengan perbandingan yang seimbang untuk masing-masing komponen. Namun nggak menutup kemungkinan monstera juga bisa tumbuh di medium cair seperti air. Di awal masa tanam, pilih pemupukkan yang mengandung unsur nitrogen lebih tinggi dibandingkan unsur hara lainnya, salah satunya Ciremai i200Watt.

Monstera adalah salah satu tanaman hias yang relatif tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Namun, bukan berarti hal ini menyebabkan kamu lengah dan nggak melakukan pemupukkan berkala untuk merawatnya.

Pemupukan dengan Ciremai i200Watt dapat dilakukan minimalnya tiap 15 hari sekali. Apabila terdapat daun monstera yang layu atau kering, kamu bisa segera memangkasnya agar tidak berefek pada daun yang lain.

  • Bisa dijual kembali dengan harga lebih mahal

Dengan tren harganya yang terus menanjak, mengoleksi Monstera tentu tak rugi. Bahkan, boleh jadi ini akan jadi investasi tersendiri.

Apalagi, kalau mulai tertarik membudidayakannya. Monstera semakin mahal karena kian langka sementara peminatnya terus bertambah banyak.

  • Simbol kesejahteraan dan umur panjang

Monstera adalah tanaman rambat yang dapat tumbuh pesat secara vertikal. Akar-akar yang tumbuh di sekitar batangnya (clinging root) juga memungkinkan monstera untuk bertumpu pada pohon dan medium lain. Alasan inilah yang membuat kepercayaan tradisional Tiongkok menyakini bahwa monstera adalah simbol kemakmuran, kesehatan, dan penghormatan terhadap orang tua dan leluhur. Monstera adalah simbol kemakmuran, kesehatan, dan penghormatan terhadap orang tua dan leluhur. Hal ini mungkin cukup beralasan mengingat, penampakannya yang elok membuat kita bahagia melihatnya.

Dilansir Monstera Plant Resource Center, berikut 5 jenis tanaman hias monstera.

1. Monstera variegata

Jenis Monstera variegata ini sangat unik karena memiliki daun dengan paduan warna corak putih, krem, dan hijau. Seperti dicat.

Meski terlihat cantik, nyatanya Monstera variegata lebih sulit ditemukan karena jauh lebih mahal dari jenis lainnya. Siap-siap uang, kalau mau memiliki tanaman hias ini.

2. Monstera adansonii

Jenis tanaman hias yang satu ini berdaun lebih kecil dari janda bolong pada umumnya. Selain itu, lubangnya juga cukup besar, sekitar 50% dari daunnya.

Monstera adansonii ini cukup mudah ditemukan. Jenis tanaman hias janda bolong tersebut juga memiliki daun yang lebih tebal dan kasar.

3. Monstera obliqua

Monstera obliqua sedikit mirip dengan tanaman hias Monstera adansonii. Bedanya, Monstera obliqua memiliki lubang 90% dari daunnya.

Selain itu, tanaman hias Monstera obliqua memiliki daun setipis kertas, jadi tanaman ini sangat halus. Tanaman hias tersebut terbilang langka karena hanya ditemukan 17 kali di alam liar.

4. Monstera siltepecana

Jenis Monstera siltepecana enggak kalah cantik, dari tanaman hias janda bolong lainnya. Jenis tanaman hias ini memiliki daun besar berbentuk tetesan air mata, dengan lubang kecil di tengahnya.

Monstera siltepecana seringkali berwarna lebih terang dari tanaman hias monstera lainnya. Tampilan tanaman hias tersebut mengandung warna hijau tua dan hijau muda yang menawan.

5.  Monstera deliciosa

Tanaman hias ini termasuk jenis janda bolong yang paling umum dan disukai oleh berbagai kalangan.

Monstera deliciosa memiliki daun berlubang besar dan cantik. Biasanya jenis ini digunakan untuk mendekorasi rumah karena keestetikannya. Baik untuk di dalam ruangan maupun outdoor, Monstera deliciosa begitu memanjakan mata.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *